Selama bertahun-tahun, Wonosobo identik dengan Dataran Tinggi Dieng. Kini, saatnya menjelajahi kemandirian destinasi baru yang mempesona.
Jelajahi Poros Wisata BaruMeski secara administratif kawasan utama Dieng berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo tetap menjadi gerbang utama wisatawan menuju Dieng—baik dari sisi akses, budaya, maupun ekosistem ekonominya.
Menyadari pentingnya kemandirian destinasi, Pemerintah Kabupaten Wonosobo kini menata poros wisata baru di jalur Jalan Anyar – Gunung Cilik, sebuah kawasan strategis pariwisata alam, petualangan, dan investasi.
Lanskap khas dataran tinggi yang memadukan kebun teh, telaga, hingga wahana modern.
Hamparan hijau dengan udara sejuk, magnet utama bagi pecinta fotografi.
Danau alami yang tenang, sempurna untuk momen bersama keluarga dan ekowisata.
Spot favorit untuk panorama matahari terbit dengan latar Sindoro–Sumbing.
Wisata terpadu: paralayang, jembatan kaca, dan aktivitas outdoor seru.
Simpul penting pendakian Gunung Sindoro & Gunung Kembang di Jawa Tengah.
Café rooftop dengan panorama 5 gunung sekaligus dalam satu sudut pandang.
Pertumbuhan destinasi ini ditopang oleh hadirnya berbagai akomodasi tematik dan penginapan berbasis alam yang memberikan pengalaman menginap tak terlupakan.
Sikembang Glamping
Damar Valley
The Heaven
Villa Diorit
Seiring berkembangnya kawasan, kebutuhan akomodasi berkualitas terus meningkat. Salah satu peluang menonjol adalah Granada Skyline Wonosobo.
Wonosobo kini tidak lagi hanya dikenal sebagai “jalur menuju Dieng”, tetapi tumbuh sebagai destinasi mandiri dengan ekosistem pariwisata dan investasi yang berkelanjutan. Kawasan Jalan Anyar – Gunung Cilik menjadi magnet baru di jantung pegunungan Jawa Tengah.